KELATNAS

Bersatu – Solid – Berkontribusi

Kelatnas Salurkan Bantuan Donasi untuk Mahasiswa dan Alumni Terdampak Bencana Alam

kelatnas peduli

Kelatnas ATNAS–STTNAS–ITNY menyalurkan bantuan donasi kepada mahasiswa ITNY serta alumni yang berasal dari Aceh dan Sumatra yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.

Penyerahan donasi ini dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Sekretariat Kelatnas dan Kampus ITNY.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar ATNAS–STTNAS–ITNY terhadap sesama civitas akademika yang tengah menghadapi musibah.

Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari alumni ATNAS–STTNAS–ITNY yang dihimpun sebagai bentuk empati dan kebersamaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban bantuan ini tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya rasa persaudaraan dan solidaritas di lingkungan keluarga besar ATNAS–STTNAS–ITNY, serta mempererat hubungan antar alumni dan civitas akademika dalam semangat saling peduli

Daftar Penerima Bantuan (Mahasiswa dan Alumni)

  1. Zakiul Helmi (Alumni Teknik Geologi TG 83) – Aceh  — Saat ini berada di Yogyakarta dan belum dapat kembali ke daerah asal karena akses transportasi menuju Aceh terputus total.
  2. Verdi Supian Simamora (Teknik Sipil) – Desa Naga Timbul, Tapanuli — Rumah rata dengan tanah akibat banjir; orang tua belum dapat kembali bekerja.
  3. Arifin Hidayat (Teknik Pertambangan) – Ladang Laweh, Tanah Datar, Sumbar — Sawah keluarga terendam banjir dan mengalami gagal panen.
  4. Desy Natalia Boru Tarigan (Teknik Pertambangan) – Pangkalan Susu, Langkat — Rumah dan toko usaha keluarga terendam banjir.
  5. Rizky Munandar (Teknik Geologi) – Kualasimpang, Aceh Tamiang — Rumah keluarga terdampak banjir.
  6. Sabdam M. Azizi (Teknik Geologi) – Deli Serdang, Medan — Usaha keluarga sebagai penjual ayam potong hancur akibat bencana.
  7. Raiyra Yaser (Teknik Pertambangan) – Takengon, Aceh Tengah — Kebun kopi sebagai sumber penghasilan utama keluarga tersapu banjir.
  8. Berman Samalei (Teknik Elektro) – Kepulauan Mentawai — Aktivitas ekonomi keluarga sebagai petani kopra terganggu akibat lumpuhnya transportasi laut.
  9. 9. Mustafa M. Nur (Teknik Pertambangan) – Pasaman Barat, Sumatera Barat — Kebun keluarga rusak akibat tanah longsor.
  10. Poka Mibrema Suranta Karo Sekali (Teknik Pertambangan) – Kabupaten Karo — Mengalami gagal panen yang berdampak pada kondisi finansial keluarga.
  11. Wiliam Lesmana Siringo Ringo (Teknik Pertambangan) – Padang Bulan, Medan — Kesulitan biaya hidup akibat usaha orang tua terdampak bencana.
  12. Ery Frianto Samosir (Teknik Pertambangan) – Johor, Medan — Keluarga terdampak banjir yang mengganggu ketenangan dalam menjalani studi.

 

“Kelatnas adalah rumah bagi seluruh alumni dan mahasiswa. Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk hadir dan meringankan beban mereka. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan semangat bagi keluarga yang terdampak,” ujar Ir. Yunus.

 

Kelatnas berharap kondisi di wilayah terdampak bencana segera pulih, serta seluruh keluarga besar Atnas–Sttnas–ITNY senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *